Cashflow yang baik salah satu faktor terpenting jika kamu ingin membangun bisnis impor yang sehat dan terus berkembang kearah yang positif. Pepatah mengatakan cashflow sama seperti darah bagi perusahaan, tidak boleh terlalu kencang dalam mengalir ataupun sampai terlambat. Karena keduanya sama tidak menyehatkan bagi perusahaan. Bagi para perusahaan yang sedang berkembang sering kali melupakan cashflow perusahaan mereka. karena menyamakan pengelolaan keuangan bisnisnya seperti saat dikelola dengan tim yang kecil atau perorangan.

Manajemen arus kas tidak rumit dan sepadan dengan usaha karena dapat membantu Anda menghindari kesulitan keuangan, ditambah dalam bisnis impor banyak variabel biaya yang membuat kamu kehilangan jejak atas besarnya cuan kamu. Menurut Nigel Robertson. Dikutip dari jurnal id “Arus Kas adalah pergerakan dana masuk dan keluar dari kegiatan operasional bisnis”. Untuk itu dalam membuat laporan arus keuangan bagi pemula harus memperhatikan beberapa hal diantaranya :

Membuat Proyeksi Cashflow

Langkah pertamanya adalah membuat proyeksi arus kas untuk kedepanya. Banyak tools yang digunakan bisa dengan google spreadsheet ataupun microsoft excel. Kamu harus selalu mengupdate arus kas masuk dan keluar agar tetap faktual.

Monitor arus masuk dan keluar yang realtime, berguna agar kamu memiliki dana yang liquid untuk pembayaran rutin seperti gaji karyawan. Jika pembayaran liquid terhambat tentu akan membuat 3rd party kamu enggan untuk bekerja sama dengan bisnis kamu dalam jangka panjang.

Kamu sebagai pemilik juga bisa bereksperimen dengan skenario “bagaimana-jika”. Gunakan untuk melihat dampak dari berbagai kejadian yang mungkin terjadi, seperti kenaikan harga pokok barang. Melakukan pembelian mesin atau menghentikan berbisnis dengan pelanggan kamu yang sering menunda dalam pembayaran.

Mengatur Arus Kas Positif/Pendapatan

Arus kas positif terjadi ketika kas yang tersalurkan dari kegiatan penjualan dan sumber pemasukan lainnya melebihi jumlah kas yang keluar. Mengatur pendapatan yang masuk dengan baik dan jelas menjadi faktor penting dalam mengelola cashflow. Kamu harus tahu kemana arah pembagian aliran dana kamu, misal dalam 100% pendapatan kamu bagi untuk 60% operasional perusahaan, 10% investasi, 20% riset improvement produk dan 10% tabungan perusahaan. Dengan begini, semua pendapatanmu akan dialokasikan dengan jelas dan rancangan cashflow pun dapat tersusun dengan rapi dan tepat.

Monitor Cash Flow Aktual

Digitalisasi pembukuan menjadi salah satu cara yang dilakukan untuk mengontrol cash flow tetap dijalurnya. Kamu bisa menggunakan beberapa apps online seperti quickbooks ataupun sekedar google spreadsheet untuk membuat arus kas yang faktual dan aktual. Tujuanya adalah agar kamu bisa mengambil keputusan untuk bisnis kamu secara cepat dan tepat sasaran.

Semua Tercatat Secara Resmi

Semua bentuk invoice yang anda dapatkan ataupun keluarkan haruslah resmi dari sebuah lembaga atau memiliki minimal informasi memudahkan anda. Melakukan pembelian baik itu untuk B2C ataupun B2B tetap harus tercatat secara resmi. Seperti titipbeliin dan titipkirimin selalu menyedikan invoice resmi kepada setiap customernya. Baik perseorangan ataupun perusahaan karena kami paham betapa pentingnya invoice resmi tersebut dalam pendataan. Tidak hanya invoice kami juga bisa memberikan bukti pembayaran pajak barang yang kamu beli melalui kami. Selain itu jika bekerja dengan perusahaan yang memiliki legalitas, akan lebih mudah kedepanya. Seperti memikirkan prosedur keamanan dan protokol kesehatan di tengah situasi pandemi seperti ini. Kami selalu melakukan sterilisasi terhadap barang impor kami untuk protokol lebih jelasnya kamu bisa cek disini.

Sekarang kamu sudah mengatahui tips untuk mengelola cash flow agar bisnis berjalan optimal. Langkah berikutnya kamu bisa belajar tentang cara melakukan branding perusahaan kamu ataupun memasarkan produk kamu. Jika tertarik untuk belajar tentang memluai bisnis import, kamu bisa melakukan PO untuk online course ini. Online course kami bertemakan 101 Jadi Pebisnis Impor langsung Cuan, dimana online course ini terdiri dari 7 courses yaitu :

  • Mencari Supplier Trusted & Murah dari China
  • Good Cashflow Good Biz Growth
  • Prosedur Impor laut dan udara 101
  • Semua tentang Pajak Bea & Cukai
  • Best Practice Manajemen Inventori efektif dan efisien
  • Attention! Dapatkan Perhatian customer dengan Digital Ads

Didalam online course kamu akan mendapatkan insight seputar cara memulai bisnis kamu, mengelola bisnis bahkan memasarkanya. Yuk langsung gabung ke kelas dengan cara hubungi Mintips disni.